Saudi Akhirnya Buka Suara: "Pelanggaran di Al Aqsa, bisa picu perang dunia."




Arab Saudi akhirnya buka suara atas blokade yang dilakukan Israel terhadap Masjid Al Aqsa. Negeri petro dollar itu memperingatkan jika eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah bisa memberikan dampak regional dan global yang akan terjadi.

Dan jika Israel melanjutkan langkah-langkah untuk mengubah status komplek al-Aqsa, maka Saudi bisa memperkirakan dunia akan kacau. Peringatan itu disampaikan Perwakilan Tetap Saudi di PBB dalam debat terbuka di Dewan Keamanan (DK) PBB.

"Saudi mengulangi penolakannya terhadap semua upaya untuk menerapkan kontrol dan tindakan sepihak yang ditujukan untuk melumpuhkan Al-Quds dan Haram Al-Sharif," kata  Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdullah Al-Moallimi merujuk pada al-Aqsa, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (27/7).

Dalam debat terbuka tersebut, Moallimi juga turut membahas mengenai upaya perdamaian Timur Tengah antara Israel dan Palestina. Dia menekankan, satu-satunya cara untuk perdamaian adalah kembali ke prakarsa perdamaian Arab dan menerapkan mekanisme internasional yang efektif untuk memastikan rakyat Palestina memiliki semua hak mereka yang tidak dapat dicabut sesuai dengan perjanjian perbatasan 4 Juni 1967.

Selain Saudi, Indonesia juga turut ambil bagian dalam debat terbuka yang berlangsung pada Selasa malam itu. Perwakilan Tetap Indonesia di PBB menegaskan, rakyat Palestina bebas untuk melakukan ibadah di Masjid al-Aqsa.

Sama halnya dengan Saudi, dalam debat terbuka tersebut, delegasi Indonesia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung hak-hak bangsa Palestina, dan selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. (snd)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.