Makkah Dirudal, Raja Maroko Kirim 1500 Pasukan 'Siluman' ke Perbatasan Saudi-Yaman





Beberapa negara Arab bereaksi keras atas peluncuran rudal oleh pemberontak Houthi Yaman. Media Maroko “Assabah.press” bahkan menyebutkan bahwa Raja Maroko akan mengirim 1.500 tentara dari pasukan elit militernya.

Maroko dikabarkan akan mengirim tim dari pasukan terjun payung, di samping pasukan elit militer untuk berpartisipasi dalam perang darat di Yaman.

Pasukan ini  mendapatkan pelatihan khusus yang  bekerjasama dengan Amerika Serikat di Tantan, mereka juga dikenal sebagai “Singa Afrika” .

Dia menambahkan, bahwa tim ini akan diberangkatkan dalam beberapa hari ke depan melalui Pangkalan Udara Arab Saudi, sebelum melakukan operasi militernya dalam rangka mendukung koalisi Arab Saudi perang melawan Yaman.

Seperti diketahui, Pasukan Pertahanan Udara Arab Saudi berhasil menghancurkan satu Rudal yang ditembakkan pada Kamis, 27 Juli 2017 oleh Pasukan Tempur Al-Houthi. Rudal itu dikabarkan bergerak menuju Kota Suci Makkah, demikian laporan kantor berita Arab Saudi.

Rudal balistik yang ditembakkan oleh anggota Milisi Yaman tersebut, dicegat oleh Pasukan Pertahanan Udara dengan menggunakan Rudal Patriot permukaan-ke-udara, dan menjatuhkan pecahannya di daerah tak berpenghuni, ujar Xinhua, yang dipantau Antara pada Jumat 28 Juli 2017 di Jakarta.

Sebagai balasannya, 1 pesawat koalisi pimpinan Arab Saudi menghancurkan landasan Peluncur Rudal, pada Kamis  27 Juli 2017. (sn/bbs)
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.