Gawat! Melalui Penggaris, Siswa SD Sudah Dicekoki Paham PKI. TNI Bertindak Cepat!




Belakangan ini, peredaran penggaris berlambang palu dan arit (PKI) meresahkan. Di salah satu pusat berbelanjaan di Kalimantan Tengah diketahui sudah menjual penggaris ini.
Akhirnya, Kodim 1015 Sampit dan Polres Kotim turun tangan. Mereka masih melakukan pengusutan dan penelusuran. Sejumlah karyawan Fun Station City Mall juga sudah memenuhi panggilan pemeriksaan. Hanya saja belum dapat dipastikan siapa pemasok dan mengapa terdapat lambang terlarang pada penggaris tersebut.
Dandim 1015 Sampit Letkol Inf I Gede Putra Yasa mengatakan, penyelidikan masih terus berjalan sembari menunggu kedatangan pengelola Fun Station City Mall. Selain itu, setelah dilakukan penyitaan maka barang bukti akan dilakukan pemusnahan.
“Sambil juga kami lakukan penelusuran tentang asal-usul barang dan dikhawatirkan masih ada yang beredar,” kata Gede Putra, Kamis (20/7/2017).
Tetapi sejauh ini memang pada saat anggota melakukan pengecekan, hanya ditemukan sebanyak 36 penggaris saja. Sisanya memang sudah tidak ada. Sedangkan yang berlogo dan berlambang terlarang hanya pada penggaris berwarna merah muda saja.
“Kami tetap akan tindak tegas, sehingga hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Kami akan memusnahkan barang bukti dan tetap meminta kejelasan dari pihak pengelola tempat bermain,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar juga sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang berada di arena bermain. Untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau memang tidak mengetahui.
Meskipun demikian, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan dan akan memanggil pihak yang bertanggung jawab. Kapolres berharap nantinya mereka (Fun Station City Mall) bisa lebih teliti lagi, sehingga tidak ada barang-barang atau simbol terlarang yang berada di Kotim. (pjs)
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.