Erdogan Umumkan Pembelian Rudal S-400 Triumf, Amerika Khawatirkan Keselamatan Israel





Turki dan Rusia telah sepakat menandatangani sebuah dokumen mengenai pasokan sistem rudal pertahanan S-400. Hal itu ditegaskan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa, sebagaimana dilansir Sputnik News.

S-400 Triumf adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh generasi baru dari Rusia yang dilengkapi tiga jenis rudal berbeda. Sistem rudal pertahanan udara jarak jauh tersebut mampu menghancurkan sasaran udara jarak dekat hingga jarak jauh. Sistem rudal S-400 dirancang untuk melacak serta menghancurkan berbagai jenis sasaran di udara, mulai dari pesawat pengintai hingga rudal balistik.

Pada tanggal 18 Juli 2017, CEO Rostec Sergei Chemezov mengatakan bahwa masalah teknis kontrak penyediaan sistem S-400 ke Turki telah diselesaikan, tinggal urusan administrasi saja. Sampai sekarang, Rusia telah menyelesaikan kontrak pengiriman sistem S-400 dengan China. Negosiasi juga sedang dilakukan dengan India dan Vietnam.

Sebelumnya, juru bicara Departemen Pertahanan AS Kapten Jeff Davis mengatakan bahwa Amerika Serikat menginginkan agar pasukan sekutu NATO memiliki peralatan interoperabilitas dan Turki perlu menjelaskan masalah pemilihan sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengatakan, bahwa dia tak melihat alasan bagi Amerika Serikat untuk mengkhawatirkan perundingan antara Ankara-Moskow pada pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia. (jktgt)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.