Al Aqsa Diblokade, Intelijen Israel: 3000 Muslim China Siap Gempur Tel Aviv





Badan Intelijen Israel melansir laporan yang menyebut sebanyak 3.000 warga China dari komunitas minoritas Muslim Uighur sedang mengumpulkan kekuatan untuk bergerak ke negaranya.

Mereka menyebut, aksi itu ditujukan untuk menekan pemerintah Israel agar membebaskan Masjid Al Aqsa. Menurut mereka, ribuan jihadis itu berpotensi membahayakan konsistensi negaranya.

Baca Juga:
Bughh.... Anggota Polantas Terkapar Dibogem Oknum TNI. Bibirnya Sobek. Mulutnya Berdarah-darah


Laporan intelijen Israel itu telah diumumkan Kementerian Luar Negeri Israel. Laporan tersebut berasal dari intelijen militer dan Mossad. ”Kedatangan ribuan warga China untuk bertempur menimbulkan suatu keharusan untuk memantau mereka,” bunyi laporan intelijen Israel, seperti dikutip dari ynetnews.

Seperti diketahui, Israel memang melakukan blokade terhadap Masjid suci umat Muslim dunia, Al Aqsa. Militer negeri Zionis itu mengharuskan setiap jamaah untuk melewati detektor logam, pasca terbunuhnya 2 polisi mereka.

Sementara itu, minoritas Muslim Uighur merupakan kelompok minoritas China yang tinggal di Provinsi Xinjiang. Mereka berbicara dalam dialek Turki. Komunitas ini kerap bersitegang dengan otoritas pemerintah China. (rs)



Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.