Pasukan Turki Tiba di Qatar, Jet Tempur Israel Siaga di Saudi





Sekelompok pasukan Turki dengan kendaraan tempur ringan telah tiba di ibukota Qatar, Doha. Tentara Turki berada di Qatar sebagai bagian dari penempatannya di sebuah pangkalan militer, kata tentara Turki.

"Para tentara Turki tiba pada hari Kamis (22/6/2017) pagi, di bawah kerangka pengaturan pelatihan militer dan kerja sama antara Turki dan Qatar," kata tentara Turki dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua.

Pada tanggal 7 Juni, parlemen Turki menyetujui dua kesepakatan. Kesepakatan pertama adalah untuk penempatan tentara Turki di sebuah pangkalan Qatar, dan kedua menawarkan pelatihan militer untuk pasukan negara tersebut.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, angkatan bersenjata kedua negara juga akan melakukan latihan bersama.

Langkah tersebut dilakukan di tengah krisis diplomatik antara Qatar dan beberapa negara Arab lainnya, yang dipimpin oleh Arab Saudi. Sejumlah negara Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha dan menjatuhkan sanksi ekonomi awal bulan ini.

Turki secara terbuka berpihak pada Qatar dalam barisan diplomatik dan telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara Teluk tersebut. Ankara juga telah secara aktif menengahi pihak-pihak yang berselisih dalam usaha untuk menjadi perantara mengakhiri krisis.

Sementara itu, Media Iran membuat klaim sensasional dengan menyebut Israel mengerahkan 18 pesawat dan jet tempur ke Arab Saudi. Jet-jet tempur itu disebut untuk membantu putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud mencegah kudeta.

Putra Raja Salman, Mohammed bin Salman, telah diangkat menjadi Putra Mahkota Saudi yang baru menggantikan Mohammed bin Nayef. Media Iran, Fars, dalam laporannya, menyatakan bahwa Israel membantu putra Raja Salman mencegah kudeta setelah Mohammed bin Nayef “digulingkan” dari posisinya sebagai Putra Mahkota.

Klaim media Teheran ini tidak menyertakan sumber, bahkan sumber anonim sekalipun. ”18 Pesawat Tempur Israel Dikerahkan di Arabi Saudi untuk Mencegah Kudeta,” demikian judul laporan tersebut. (sindonews)
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.