Alhamdulillah. Senegal Berniat Borong Pesawat, Kapal Feri dan Tanker, Serta Kereta Api Buatan Indonesia





Senegal menunjukkan minat yang besar terhadap pembelian pesawat CN-235 yang ke-3 dan ke-4, serta penjajakan pemesanan kapal feri penumpang 500 kursi, kapal tanker, juga kereta api buatan Indonesia.

Hal itu tertuang dalam Forum Bisnis Indonesia-Senegal pertama di Dakar pada hari Rabu (7/6) kemarin.

Pemerintah Senegal menyampaikan minat untuk membeli pesawat CN-235, kapal feri dan kapal tanker, serta kereta api buatan Indonesia, menururt keterangan pers yang disampaikan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Duta Besar RI untuk Senegal Mansyur Pangeran menjelaskan bahwa Senegal juga berminat membeli kereta api buatan PT. INKA untuk proyek pembangunan prioritas “Plan Senegal Emergent” (PSE) di sektor perkeretaapian yang menghubungkan Dakar-Tambacounda dan Dakar-St. Louis.

Dubes Mansyur menyampaikan bahwa forum bisnis itu bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Senegal, khususnya di bidang perdagangan dan bisnis.

“Peristiwa ini menjadi catatan sejarah tersendiri, karena selama lebih dari sepuluh tahun menjalin hubungan bilateral, forum sejenis baru pertama kali diadakan,” ujar dia.

Forum bisnis itu diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan kegiatan saling kunjung antarpelaku bisnis untuk mencari peluang yang sangat terbuka antara kedua negara.

Forum bisnis tersebut dihadiri oleh sekitar 100 pelaku usaha yang bergerak di sektor pertanian, obat-obatan dan kosmetik, pesawat terbang, kereta api, tekstil, agro-industri, mainan anak, kelapa sawit, konstruksi, dan lainnya.

Peserta forum tidak hanya berasal dari Senegal, tetapi juga wakil-wakil kamar dagang dan industri (Kadin) dari negara-negara sekitar, yaitu Pantai Gading, Mali, Gambia, Cabo Verde dan Sierra Leone.

Forum bisnis di Dakar, Senegal itu merupakan bagian dari rangkaian “Africa Tour” kedua yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Nigeria dan dilanjutkan oleh Wamenlu RI A.M. Fachir di Senegal. “Africa Tour” tersebut akan dilanjutkan oleh pemerintah RI dengan kunjungan ke Kenya dan Ethiopia. (jktgt)
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.