Setelah Turki dan Brunei, Venezuela Tertarik Boyong Bocah Ajaib Aceh Penemu Listrik Pohon






Sepertinya Naufal Rizki akan mendunia. Sebab, sudah banyak negara yang tertarik dengan penemuan pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh itu.
Naufal berhasil mengkreasikan energi listrik dari pohon kedondong. Penemuan ini dianggap sebuah terobosan mutakhir dalam dunia teknologi. Terutama dalam kaitannya menemukan energi terbarukan.
Dilansir rakyatsumatera.com, setelah Brunei dan Turki menyatakan minatnya, kini, Venezuela termasuk negara yang begitu menginginkan teknologi tersebut.
Seperti diketahui, Pemerintah sosialis Venezuela kini memasuki masa yang sulit. Mereka tengah merasakan krisis energi yang parah. Kondisi yang ironis, padahal negeri itu adalah anggota dari OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), negara pengekspor minyak bumi. 
Presiden Nicolas Maduro sebelumnya talah meliburkan 2,8 juta PNS di sana, setiap hari Jumat selama bulan April. Kemungkinan pada Mei mendatang aturan tersebut akan berlanjut untuk memangkas konsumsi listrik.
"Mulai besok, setidaknya selama dua minggu. Pada Rabu, Kamis dan Jumat adalah hari tidak bekerja bagi pegawai pemerintah," kata Maduro seperti dilansir dari Reuters.
Pusat pembangkit tenaga air di Guri tengah dalam kondisi kritis. Keterbatasan pasokan listrik itulah yang membuat Venezuela begitu ingin menerapkan teknologi listrik ala Naufal ini.
Maduro yang mengalahkan Hugo Chavez pada pemilu 2013, kini menghadapi tekanan dari oposisi untuk mengatasi hal itu.

Baca Juga:
Maluku Geger! Setelah Lautnya Memerah, Monster Laut 35 Ton Muncul
http://www.rakyatsejagad.com/2017/05/maluku-geger-monster-laut-35-ton-muncul.html

 
" Dengan berbagai upaya, kami harus menyelamatkan kondisi ini. Dan penemuan itu, sangat masuk akal untuk diterapkan di Venezuela,” ujarnya.

BIAYA PENELITIAN NAUFAL DARI KANTONG PRIBADI

Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba-coba. Berawal dari pelajaran di sekolah, Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon.

Dia menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.

Meski demikian, Naufal mengaku bahwa bekal yang dimiliki tidak hanya dari sekolah. Namun juga adanya  dukungan sang Ayah yang sangat membantu dalam percobaannya tersebut.

"Kebetulan ayah Naufal bekerja di elektronik. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik," paparnya.

Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.

Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.

Ditanya cita-cita dan keinginannya ke depan. Dengan sigap Naufal langsung menjawab ingin menjadi ilmuwan. "Saya ingin jadi ilmuwan dan kedepannya ingin mengembangkan eksperimen untuk menghidupkan alat elektronik," tukasnya. (reuters/rs)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.