Sambil Melotot, Bos Perusahaan China di Morowali Larang Karyawan Muslim Salat Jumat, yang Menolak Dipecat. Ini Videonya






Video bos PT Indonesia Tshing Shang Stainless Steel atau PT ITSS Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng) yang melarang karyawannya salat Jumat berjamaah menjadi viral.
Rekaman video menunjukkan beberapa karyawan muslim meminta izin kepada atasannya untuk menunaikan ibadah shalat Jumat. Namun atasannya menolak. Bos PT ITTS yang hanya bisa menggunakan bahsa Mandarin itu menyebutkan bahwa Shalat Jumat harus dilakukan bergantian.
“Untuk sementara dua orang pergi dulu, satu tinggal katanya,” ucap seorang penerjemah. “Gak bisa, shalat Jumat itu tidak bisa bergantian pak,” jawab karyawan.
“Ya saya sudah sampaikan, dia bilang tidak mau tahu juga,” jawab sang penerjemah.
Sebelumnya, PT ITSS juga memecat sejumlah buruh karena melaksanakan shalat Ashar. Mereka dianggap meninggalkan tugas, sehingga perushaan memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Puluhan buruh yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Buruh Morowali Bersatu (GRBMB) Sulawesi Tengah kemudian melakukan aksi unjuk rasa memprotes kebijakan pimpinan PT ITSS.
Pada Hari Buruh tanggal 1 Mei 2017 lalu, sekitar 20 mantan buruh PT ITSS datang ke Jakarta untuk melakukan aksi demonstrasi menuntut keadilan. Mereka mendesak pemerintah agar turun tangan dan memberikan keadilan kepada buruh muslim di PT ITSS Morowali.
Selain itu, mereka juga menuntut Pemerintah Presiden Jokowi melalui Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia harus melakukan intervensi terhadap perusahaan tambang nikel di Morowali itu.
Para mantan buruh PT ITSS meminta perusahaan asal China itu mengembalikan status mereka sebagai tenaga kerja. Mereka tak terima di-PHK akibat menjalankan ibadah shalat Ashar.
“Ada seratus orang buruh kena PHK karena mereka tetap menjalankan ibadah shalat jumat dan azhar,” ujar Ketua GRBMB, Roy Bualo di lokasi demonstrasi Hari Buruh, di Silang Monas, Jakarta, Senin (1/5).
Roy melanjutkan, perusahaan memang mengeluarkan aturan bahwa shalat harus bergantian. Namuan, Roy mengatakan untuk shalat Jumat tidak mungkin dilaksanakan bergantian.
“Jumatan itu hanya satu jam dan satu minggu sekali. Bagaimana cara melakukan itu secara bergantian?,” tanya Roy.
Dikatakan Roy, perusahaan sudah mengeluarkan bantahan secara resmi bahwa melarang karyawannya menjalankan ibadah sesuai agama yang dianut masing-masing. Tapi bukannya mengeluarkan surat edaran untuk membuktikan bantahan tersebut, malah terus memecat buruh yang kedapatan salat Jumat maupun shalat Azhar.
PT ITSS lebih dikenal dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merupakan salah satu grup perusahaan tambang nikel terbesar di dunia dengan total investasi di Indonesia sebesar Rp 78 triliun. (pojoksatu)
Berikut ini video bos PT ITSS Morowali larang karywannya shalat Jumat berjamaah:


Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.