Indonesia Dibom Jelang Ramadhan, Erdogan Bersumpah Kirim Pasukan Khusus Berantas ISIS






Kelompok militan ISIS mengklaim berada di balik aksi teror bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu (24/5) malam. 

Dikutip rakyatsejagad dari Reuters, ISIS megeluarkan pernyataannya terkait kejadian itu.
“Pelaksana dari serangan terhadap polisi Indonesia di Jakarta adalah pejuang ISIS,” tulis pernyataan ISIS melalui kantor berita ISIS, Amaq, dan dilansir dari Reuters, Jumat (26/5).

Serangan yang terjadi pada Rabu (24/5) termasuk paling mematikan. Berdasarkan catatan yang dimiliki pihak kepolisian, seluruh korban bom panci tersebut adalah 16 orang dengan lima meninggal dunia.

Dari angka itu, terdapat sembilan anggota kepolisian yang menjadi korban ledakan. Saat ini, lima anggota tengah menjalani perawatan di RS Polri dan satu anggota lainnya dirawat di RS Premier Jatinegara. Sementara itu, tiga anggota lainnya meninggal dunia.

Menyikapi hal itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan begitu marah. Ia menuding ISIS sebagai kelompok brutal dan tak menyadari bahwa rakyat Indonesia merupakan saudara yang tak seharusnya menerima kejadian itu.

“Sungguh memalukan. Mereka secara brutal membunuh saudara sesama muslim di Indonesia. Padahal mereka tengah bersiap menyambut Ramadhan. Ini tak seharusnya terjadi, kata Erdogan seperti dikutip dari The Independent, Jumat (26/5).

Presiden Erdogan berjanji akan terus mengejar otak pelaku meski bersembunyi di lubang tikus. Ia juga akan mengerahkan kapal perang yang berisi pasukan khusus Turki.

"Kami akan langsung memburunya meskipun ia sembunyi di lubang tikus," tegas Erdogan berapi-api.


Turki merupakan negara dengan kekuatan militer terbaik di dunia. Mereka memiliki pasuka khusus: Özel Kuvvetler Komutanlığı yang dikenal sebagai Maroon Berets atau Bordo Bereliler, yang mengacu pada warna baret yang mereka kenakan.


Aksi pasukan khususTurki yang mengejutkan dunia adalah saat menembak jatuh Sukhoi Su-24 milik Rusia dengan Sniper.


Sementara itu, Ibrahim Kalin juru bicara Erdogan, menyatakan bahwa saat ini pasukan khusus mereka tengah bergerak untuk menumpas pentolan ISIS itu. (reuters/independent)
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.