Medianya Hina dan Ancam Indonesia. Muslim Eropa Skak Mat Belanda: “Mujahid kami bisa tenggelamkan Amsterdam.”






Belanda terus memprovokasi dunia internasional terkait kasus penistaan agama yang terjadi di Indonesia. Bahkan, media setempat sengaja mengiring opini, bahwa Indonesia tengah berupaya membangkitkan kebencian terhadap umat kristiani.
Seperti yang diberitakan pada salah satu media Kristen yang terbit di Belanda, Nederlands Dagblad (ND). 

Baca Juga"
Salut! 50 Stasiun TV Turki Akan Tayangkan Profil Hakim Kasus Ahok 
http://www.rakyatsejagad.com/2017/05/salut-50-stasiun-tv-turki-akan.html
 
ND menegaskan adanya upaya untuk membangkitkan kebencian terhadap umat Kristen melalui serangkaian demonstrasi dan penegakan hukum
Dalam artikel berjudul Christenhaat Indonesie dikabarkan, protes dari kelompok muslim konservatif berlangsung berturutan. Dimulai dari demo memprotes Gubernur Jakarta, hingga keputusan pegadilan yang dianggap tidak berlandaskan keadilan.
Baca Juga:
http://www.rakyatsejagad.com/2017/05/ahok-dipenjara-myanmar-paksa-asean.html?m=1

Tulisan ND ini secara tidak langsung justru memicu provokasi kebencian masyarakat Eropa kepada umat Islam Indonesia. Mereka bahkan sedang menggalang dukungan, untuk merekrut pengacara internasional, guna menuntaskan kasus hukum Ahok di Mahkamah Internasional.
Pemutarbalikkan fakta media Belanda ini jelas menimbulkan protes keras dari umat muslim yang ada di Eropa.
Komunitas muslim Eropa yang berpusat di Inggris, Turki, dan Norwegia, mengingatkan Belanda untuk berhenti memprovokasi umat Islam Indonesia.

Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki menyebut bahwa provokasi yang dilakukan Belanda itu bisa memicu kemarahan umat muslim di Eropa. Apalagi hubungan Indonesia-Belanda sempat buruk pada masa lalu.
“Tindakan Belanda itu sebagai sesuatu yang bodoh,” ungkap Kalin seperti dilansir Channel News Asia.
“Umat Muslim dipenjuru dunia bisa terpancing emosinya. Dan Amsterdam akan tenggelam dalam satu kali serangan seandainya mereka benar-benar marah,” lanjut Kalin.
Umat muslim di Eropa memang sedang tumbuh dengan pesat. 
Baca Juga:
http://www.rakyatsejagad.com/2017/05/gara-gara-ahok-pbb-terbelah-uni-eropa.html
Bahkan, mereka juga mengikuti perkembangan aksi umat Islam di tanah air. Seperti kajian online bertema "Bela Islam, Bela Al Quran" yang digelar komunitas muslimah Mutiara Umat.
Dalam kajian itu disebut, pernyataan Basuki Tjahaya Purnama terkait Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu berbuntut menggerakkan massa untuk melakukan aksi bela Islam, menarik perhatian kalangan umat muslim tidak hanya di Indonesia tapi dunia, termasuk komunitas muslim Indonesia di beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Norwegia. (can/bbs)




Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.