Belanda Seret Indonesia ke PBB Karena Penjarakan Ahok. Muslim Timur Tengah Siap Jihad






Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Pemerintah Indonesia mengkaji kembali hukum penistaan agama yang dijatuhkan kepada Ahok. Dewan HAM PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok.

"Kami prihatin atas hukuman penjara yang dijatuhkan kepada Gubernur Jakarta atas dugaan penistaan melawan Islam. Kami meminta Indonesia untuk meninjau kembali hukum penistaan tersebut," kicau Dewan HAM PBB di akun twitter resmi milik mereka @OHCHRAsia, Selasa (9/7).
Reaksi juga datang dari parlemen Belanda. DPR negeri kincir angin itu bahkan meminta Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders mengemukakan kekhawatiran parlemen kepada Uni Eropa agar Ahok bisa mendapat dukungan dari masyarakat Benua Biru.


Diberitakan Telegraph versi Belanda, Rabu (10/5), yang pertama kali mengusulkan hal ini adalah Jol Voordewind, anggota parlemen Serikat Kristen atau Christian Union. Usulannya tersebut didukung sebagian besar anggota parlemen lainnya, terutama dari partai CDA, PVV, SP, SGP, VVD, GroenLinks, PvdA dan D66.


Baca Juga:
Gara-gara Ahok, PBB Terbelah. Uni Eropa Menolak, dan Timur Tengah Mendukung Ahok Dipenjara 
http://www.rakyatsejagad.com/2017/05/gara-gara-ahok-pbb-terbelah-uni-eropa.html
  
Ancaman negara Eropa tersebut memantik kemarahan rakyat Turki yang selalu mengikuti perkembangan kasus Ahok melalui media.



"Saya baca berita di Turki beritanya tentang masyarakat Jakarta berdemo karena gubernur pernah melakukan hal yang tidak sopan terhadap Alquran," ujar salah warga Turki yang enggan disebutkan namanya.

Pemberitaan tersebut menghiasi hampir seluruh media di Turki. Media Turki sendiri, kata dia, mendukung Ahok dipenjarakan. Jika menyangkut agama, ideologi Turki dan Indonesia hampir sama.

Dia mengatakan meskipun di Turki tidak banyak politikus Muslim namun masyarakat di sana akan marah apabila Alquran dihina.

"Ini sifatnya orang Turki, ketika mendengar penghinaan Alquran, mereka pasti marah sekali. Orang Eropa yang tidak mengerti, jangan coba-coba ganggu saudara kami," kata dia.

Rakyat Turki juga mengapresiasi Front Pembela Islam (FPI) yang selalu aktif menegakkan nahi munkar. (sumber)
Silahkan KLIK LIKE :




3 komentar:

  1. Turki mana ? Plg yg diinterview anak sundel isis.

    BalasHapus
  2. Mas Rambo , Turki adalah salah satu negara paling diuntungkan dalam perang suriah. Negara itu juga yang ikut serta membidani lahirnya ISIS.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.