Umat Hindu India Hancurkan Masjid Bersejarah, Otak Pelaku Menolak Diadili






Sejumlah tokoh senior di partai pemerintah BJP akan diadili terkait penghancuran sebuah masjid dari Abad 16. Hal itu diputuskan Mahkamah Agung India.
Mantan Ketua Partai BJP -yang beraliran nasionalis Hindu- Lal Krishna Advani termasuk yang akan didakwa dengan persekongkolan kriminal dalam kasus tahun 1992 tersebut.
Perintah pengadilan ini -yang meminta sidang harus digelar dalam waktu dua tahun- menjadi pukulan atas Advani dan para pendukungnya.
Mereka membantah menyampaikan hujatan yang memanas-manasi yang kemudian mendorong massa umat Hindu menghancurkan Masjid Babri di Ayodhya,25 tahun lalu.
Kerusuhan dalam aksi pengrusakan masjid menewaskan hampir 2.000 jiwa.
Umat Hindu menyatakan masjid merupakan tempat kelahiran dewa yang paling mereka hormati,Dewa Rama dan masjid dibangun setelah dihancurkannya kuil Hindu oleh penjajah Islam di Abad 16.
Biro Pusat Penyelidikan India,CBI,menyimpulkan bahwa pengrusakan masjid sebagai peristiwa yang direncanakan.
Ikut didakwa bersama Advani -yang pernah menjabat mantan wakil perdana menteri- adalah dua tokoh senior BJP,Murli Manohar Joshi dan Uma Bharti -yang saat ini menjabat Menteri Sumber Daya Air,Pengembangan Sungai,dan Peremajaan Gangga.
Mereka membantah semua dakwaan. (tempo)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.