Ribuan Warga Non Muslim AS Siap Jadi Muallaf. Kunjungi Masjid di Chicago untuk Belajar Islam






Tekanan dan ketakutan terhadap kehadiran umat Muslim di Amerika, berbanding lurus dengan keingintahuan warga Amerika terhadap Islam.
Sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkan, ribuan warga non-muslim AS berbondong-bondong mendatangi masjid Al-Huda di kota Chicago untuk belajar dan memahami tentang Islam.
Seperti diketahui, sejak peristiwa 11 September, pertumbuhan Muslim Amerika berkembang pesat. Pesatnya pertumbuhan bukan hanya karena masuknya imigram Muslim, melainkan juga banyaknya warga Amerika yang memutuskan untuk menjadi Muslim.
“Saya melihat justru di situ titik baliknya. Walaupun diekspose secara negatif, ternyata dengan karakter ingin tahunya, orang-orang Amerika justru mencari tahu apa itu Islam. Mereka kemudian menemukan Islam yang sesungguhnya,” Kata Shamsi Ali, Imam Besar di New York. seperti dikutip VOA (9/11/2015).
“Setelah 11 September 2001, banyak kalangan intelektual serta profesional muda Amerika yang kemudian memutuskan untuk memeluk Islam. Artinya, jumlahnya bertambah, kualitasnya juga semakin kokoh dan semakin kuat,” imbuh imam kelahiran Sulawesi Selatan  ini.
Ketertarikan warga non-Muslim Amerika muncul kembali sejak mencuatnya perkataan-perkataan Trump yang kontroversial pada saat kampanye yang menyerang Muslim Amerika.
Baru-baru ini, seorang pria Muslim Amerika asal Pakistan, Mozzam Khan, mencuit gambar pada akun twitternya. Gambar tersebut menunjukkan antusiasme warga Chicago untuk mempelajari dan memahami Islam di Masjid Al Huda, Chicago, Amerika Serikat.
Sejak Trump menandatangani perintah eksekutif yang merugikan Muslim Amerika, simpati mengalir dari berbagai kalangan di Amerika. (antara/VOA)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.