Staf Pangdam: “50% Dana BOS di Sumut keliru, tak ketemu, saya mundur. Kepsek berani ngaku?”





Kolonel (CBA) Wilson Siregar menantang Kepolisian Daerah Sumut untuk menelusuri penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sumut. Beliau merupakan Staf Ahli Pangdam I/Bukit Barisan Bidang Ekonomi.

Menurut Wilson, 50 persen penggunaan Dana BOS keliru. Menurutnya, hal ini bisa menjadi masukan bagi KPK untuk menindaklanjuti. Ia juga berani bertaruh bila pernyataannya itu terbukti tidak benar.

"Saya tantang ya bapak kepolisian, tolong diperiksa kepala sekolah tentang BOS saja, tidak usah yang lain. Saya tantang ini dari kepolisian, kalau feeling saya, 50 persen di Sumut itu perkeliruan, saya tidak bilang korupsi, tapi perkeliruan.”

“Jadi biar informasi sama Pak Saut ini," ujar Wilson pada acara Diskusi Publik betajuk Pencegahan Korupsi Sektor Pendidikan dan Tata Kelola Sekolah Berintegritas di Aula Martabe Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Jumat (24/3/2017).

Wilson mengatakan bahwa istrinya merupakan seorang guru. Selain itu, ia juga pernah menjadi Auditor Utama Kementerian Pertahanan. Oleh sebab itu, ia mengaku sangat tahu dunia pendidikan dan proses pengelolaannya, khususnya dalam penggunaan Dana BOS.

Menurut Wilson, banyak kepala sekolah selama ini tidak berani terbuka dengan para guru mengenai penggunaan Dana BOS. Ia juga berani bertaruh bila pernyataannya itu terbukti tidak benar.

"Saya yakin, 50 persen perkeliruan, kalau tidak yakin sekarang juga mengundurkan diri dari tentara kalau tidak ketemu 50 persen Dana BOS yang dilaksanakan. Ada yang berani mengakui kepala sekolah?," ujarnya. (tbn)

Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.