Pejabat Myanmar Tantang Turki dan Malaysia: “Kami juga punya pasukan siap tempur”





Reaksi dunia yang begitu massif terkait kondisi dalam negerinya, membuat pejabat Myanmar angkat bicara. Salah satunya dilontarkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Aye Aye Soe.

Sebagaimana dikutip Reuters, Soe menegaskan bahwa Myanmar selama ini kerap menjadi bulan-bulanan media.

Menurutnya, ada begitu banyak kesalahan informasi dan berita palsu mengenai dugaan pembersihan etnis Rohingya. Maupun upaya genosida sistematis yang dilakukan pemerintahnya, yang menimbulkan reaksi berlebih dari dunia internasional.

Termasuk ketika PM Turki Recep Tayyip Erdogan dan Menhan Malaysia Hishamuddin Husein berjanji akan mengirimkan pasukan untuk memburu biksu radikal Ashin Wirathu.

"Sungguh ini merupakan upaya pengecut. Mereka tidak tahu kondisi yang sebenarnya terjadi,” ujar Soe sebagaimana dikutip radaribukota.com dari Reuters, Senin (20/3)

“Walaupun demikian, kami mempersilahkan Turki dan Malaysia untuk membuktikan tuduhan itu. Dan jangan seperti media yang bermulut besar di luar sana,” lanjut Soe.

Pernyataan Soe itu ditegaskan dengan berbagai opsi. Termasuk kalau harus mengerahkan kekuatan militer.

"Kami punya pasukan siap tempur untuk mengamankan kondisi dalam negeri kami, ancaman dari luar, dan negara lain," ujar Soe.

Seperti diketahui, beberapa waktu sebelumnya Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein, menanggapi serius seruan Wirathu yang mengancam akan menyerang Aceh, Rabu (15/3/2017).

Berbicara kepada wartawan di lobi parlemen, Hishamuddin mengatakan bahwa Malaysia memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia, khususnya Nangroe Aceh Darussalam.

Hishamuddin mengatakan, Malaysia akan dengan senang hati mengirimkan rudal-rudal mereka jika mendeteksi ada kapal atau pesawat Myanmar yang berisi biksu yang ingin menyerang Aceh.

”Hubungan Malaysia dan Indonesia seperti saudara kandung. Terlebih dengan Aceh. Kami tidak akan membiarkan seorang biksu pun yang dengan leluasa melewati laut Malaysia, tanpa berhadapan dengan rudal-rudal kami,” katanya. (reuters)


Silahkan KLIK LIKE :




2 komentar:

  1. Kita umat islam..slalu dlam berdoa,,seumat dah saegama,,sambung silaturrahmi,,seluruh dunia,kuat kan barisan,,

    BalasHapus
  2. Kayaknya myanmar mulai resah dan gelisah, kepanikan dan kekawatiran mereka terlihat sudah... wkwkwkwkwk

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.