Gurunya Ganteng dan Muridnya Seksi, Ini Penampakan Sekolah Khusus PSK




Sekolah ini tidak seperti sekolah lain pada umumnya. Sekolah ini bertempat di lokalisasi prostitusi Alas Karet (Alaska ) Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, 
Selain tempat belajar yang sangat sederhana, semua siswanya adalah pekerja seks komersial (PSK). Sekolah itu buka setiap minggu sekali. Pengajarnya berasal dari relawan kesehatan, dokter dan perajin.
Pengurus lokalisasi Alaska, Bejo, menjelaskan, sekolah untuk penghuni lokalisasi prostitusi ini sudah berdiri sejak tahun 2013. Pendirinya adalah pengurus lokalisasi dan LSM Gra Metra. Awalnya, materi yang diajarkan untuk peserta didik adalah kesehatan dan bahaya virus HIV/AIDS.
“Tapi kemudian berkembang. Hal ini disebabkan banyak relawan yang mau menyumbangkan ilmunya," kata Bejo, Minggu (26/3/2017).
Bejo menambahkan, kegiatan belajar dan mengajar di sekolah itu digelar pada Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 12.00. Jumlah siswanya sebanyak 30-an orang.
Salah satu siswa, Dewi Sandrawati, menilai sangat banyak manfaat ikut sekolah setiap Minggu di lokalisasi prostitusi itu. Ia bisa mengetahui jenis penyakit menular, terutama HIV/AIDS.
Selain itu, ia juga mendapat tambahan ilmu tentang undang-undang kekerasan dalam rumah tangga.
“Pernah juga, kami mendapat pelajaran membatik," katanya.
Dewi berharap, semua penghuni lokalisasi bisa memanfaatkan sekolah ini. Sebab, masih ada PSK yang malas-malasan. Kadang ikut, kadang tidak.
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.