Biadab! Myanmar Serang Perahu Muslim Rohingya Tujuan Aceh. Yang Melawan Dibunuh dan Dibuang ke Laut




Sungguh tragis nasib kapal pengungsi Rohingya ini. Setelah terkatung-katung selama 41 hari di laut, mereka diserang oleh kapal perang militer Myanmar.

Dilansir radaribukota.com dari Mi’raj Islamic News Agency (MINA), perahu Muslim Rohingya yang penuh sesak itu didekati oleh kapal angkatan laut Myanmar, berjenis Fregat, dengan bobot 3000 ton, di perairan Laut Andaman, Sabtu (25/3).

Awak kapal selanjutnya menabrakkan perahu bermuatan 558 pengungsi itu hingga oleng. Penumpang di dalam perahu yang terdiri dari anak-anak, wanita, serta pria dewasa ini dihantui ketakutan.

Rizuana, gadis 18 tahun yang berada di dalam kapal menceritakan pengalaman mengerikanya itu kepada wartawan MINA.

“Saya menyaksikan sendiri bagaimana kejamnya tentara kafir itu,” kata Rizuana. Mereka membunuh siapapun yang melawan, dan membuangnya ke laut.”

“Termasuk orang tua Jamal. Dia bukan saudara saya. Namun orangtuanya dibunuh dihadapan saya, dan kami hanya bisa diam, menangis, dan tidak ada yang berani melawan.”

“Kami hanya bisa bersembunyi, dan menyaksikan pembantaian itu dari celah-celah dinding kapal,” kata Rizuana.

Penumpang perahu itu bertujuan ke Aceh. Mereka mencari harapan di sana, setelah mendapat ketidakpastian hidup di Rakhine, Myanmar.

“Kami mengira mereka (Myanmar) akan memberikan kami air. Karena kami hanya memiliki dua botol air, dan itu harus dibagi kepada ibu-ibu yang menyusui serta anak-anak bayi yang terus menangis sepanjang malam,” terang Rizuana.

Dalam kondisi yang tidak menentu tersebut, untungnya mereka beberapa kali berpapasan dengan nelayan tradisional, dan mendapatkan bantuan makanan dan minuman.

“Untungnya kami diterima dengan baik di sini. Menetap untuk sementara, sambil melihat bagaimana masa depan kami selanjutnya.”

“Tapi membayangkan bagaimana wajah-wajah bengis tentara pembunuh itu merupakan hal yang sangat menyakitkan,” tutup Rizuana.


Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.