Gempa Pidie Jaya Aceh Renggut 18 Nyawa, Banyak yang Masih Tertimpa Reruntuhan





Gempa bumi berkekuatan 6,4 mengguncang Pidie Jaya, Aceh. Sejumlah bangunan roboh dan mengakibatkan banyak warga tertimbun.

"Informasi terakhir ada 18 orang meninggal dunia, evakuasi masih terus dilakukan," ujar Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/12/2016).

Said menyebut proses evakuasi mengalami kesulitan. Tetapi alat berat sudah berada di lokasi.

"Kalau masalah jumlah alat berat, tidak masalah. Tetapi kami juga meminta bantuan dari kabupaten sekitar," imbuh Said.

Gempa bumi terjadi pukul 05.03 WIB. Pusat gempa berada di timur laut Kabupaten Pidie Jaya dengan kedalaman 10 kilometer.

Mirip dengan Gempa di Jogja


Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini mirip dengan gempa yang terjadi di Yogyakarta tahun 2006 silam.

"Magnitudo dan kedalaman hiposenter mirip gempa Yogyakarta tahun 2006," ujar Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono, Rabu (7/12/2016).

Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 SR ini tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi terjadi pukul 05.03.36 WIB dengan kekuatan M=6,4 di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km.

Sementara itu dalam catatan detikcom, gempa yang terjadi di selatan Yogyakarta pada 26 Mei 2006 memiliki kedalaman 17,1 km. Gempa juga terjadi dekat dengan pantai dan tidak menyebabkan tsunami.

Penyebab gempa Yogyakarta saat itu adalah karena aktivitas sesar atau patahan aktif. Penyebab gempa itu juga mirip dengan yang terjadi di Aceh saat ini.
Silahkan KLIK LIKE :




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.